PAD Takalar Melonjak di Era Daeng Manye, Pajak Parkir Tembus 209 Persen

- Redaksi

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:00 WIB

5059 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAKALAR,Liputan3 – Kinerja Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Takalar pada tahun 2025 menunjukkan capaian menggembirakan. Berdasarkan data resmi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Takalar, realisasi Pajak Daerah berhasil melampaui target yang telah ditetapkan.

Total target Pajak Daerah 2025 sebesar Rp46,76 miliar, terealisasi hingga Rp49,71 miliar atau mencapai 106,30 persen. Capaian ini mencerminkan efektivitas pengelolaan dan optimalisasi potensi pajak daerah oleh Bapenda Takalar.

Sejumlah jenis pajak menjadi penopang utama capaian tersebut, dengan realisasi yang melampaui target bahkan mencatatkan lonjakan signifikan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) sektor parkir menjadi penyumbang tertinggi. Dari target Rp250 juta, realisasi mencapai Rp522,87 juta atau 209,15 persen.

Kepala Bapenda Takalar, Rusdi, menyebut capaian tersebut merupakan hasil dari penertiban dan penguatan pengawasan di lapangan.

“Lonjakan pajak parkir ini tidak terlepas dari penataan titik parkir, peningkatan pengawasan, serta penertiban terhadap potensi kebocoran yang selama ini terjadi,” ujar Rusdi.

Selain PBJT parkir, PBJT hotel juga mencatatkan realisasi 117,47 persen, disusul PBJT restoran yang mencapai 110,44 persen.

Pendapatan dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) juga melampaui target. Dari target Rp7,3 miliar, realisasi mencapai Rp7,88 miliar atau 108,08 persen.

Sementara itu, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) terealisasi Rp5,72 miliar dari target Rp5,34 miliar atau mencapai 107,19 persen.

Di sektor opsen, Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mencatatkan realisasi 110,27 persen, sedangkan Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) terealisasi sebesar 102,21 persen.

Meski secara umum melampaui target, beberapa jenis pajak masih belum optimal. Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan hanya terealisasi Rp1,67 juta dari target Rp28 juta atau sekitar 5,97 persen.

Menanggapi hal tersebut, Rusdi menegaskan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh.

“Untuk sektor yang masih rendah, kami akan melakukan pendataan ulang potensi, memperkuat pengawasan, serta berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait agar realisasinya dapat ditingkatkan,” jelasnya.

Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye mengapresiasi kinerja Bapenda Takalar atas capaian realisasi Pajak Daerah yang melampaui target.

“Alhamdulillah, capaian PAD kita patut disyukuri. Ini menunjukkan bahwa upaya pembenahan tata kelola pendapatan daerah mulai membuahkan hasil,” ujar Daeng Manye.

Ia menegaskan bahwa capaian tersebut harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Peningkatan PAD harus berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan dan pembangunan yang lebih baik,” tegasnya.

Daeng Manye juga meminta agar sektor-sektor pajak yang realisasinya masih rendah menjadi fokus perbaikan ke depan.

“Potensi yang belum tergarap maksimal harus segera dibenahi agar ke depan PAD Takalar semakin kuat dan berkelanjutan,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Takalar berharap capaian ini dapat menjadi pijakan dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah serta mendukung pembiayaan pembangunan secara berkelanjutan.

Berita Terkait

Polres Simalungun Bantah Isu Pembiaran Judi Togel di Saribu Dolok, Tim Jatanras Sudah Cek TKP dan Tidak Temukan Aktivitas Perjudian
Investigasi Awak Media: Tidak Ditemukan Gelondongan Kayu, yang ada Gudang Bekas Somel yang Sudah Lama Tidak Beraktivitas
Klarifikasi BPK Tegaskan Tak Ada Larangan Berlangganan Media, Dugaan Aliran Dana BOS Ilegan ke Forum Tertentu Kini Dipertanyakan
Fric: Hukum Jangan Tajam Ke Bawah, Tumpul Ke Atas! Status Penyegelan Dan Operasional Paragon Wajib Dijelaskan Kepada Publik
Polres Simalungun Gencar Tebar Stiker Nomor Darurat hingga Pelosok Wisata Parapat, Antisipasi Cuaca Ekstrem Danau Toba
Cegah Api Meluas, Tim Gabungan Regional-2 Riau 1 PT. Agrinas Palma Nusantara Sigap dan Turut Serta Tangani Karhutla di Peringgan Kebun Banyu Bening Utama
Prof Dr Sutan Nasomal Ketum YLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Menyematkan Gelar CFLE Kepada Evan Satriadi CFLE Untuk Berikan Pelayanan Hukum Rakyat Miskin!!!
Ketua DPRK: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kepedulian dan Kebersamaan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria di Kutapanjang, Sabu 0,07 Gram Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Pembangunan 5 unit RTLH di Kampung Gajah Program TMMD ke-130 Dikerjakan Secara Gotong-royong

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Pembukaan TMMD ke-130 TA 2026, Kodim 0113/Gayo Lues Salurkan Bantuan Sembako kepada Warakawuri dan Masyarakat Kurang Mampu

Selasa, 11 Agustus 2026 - 02:09 WIB

Anggaran Dana Desa Kutereje Jadi Sorotan: Rp 314,68 Juta untuk Balai Desa, Program Covid-19 2025 Kembali Muncul

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Peserta Seleksi Baitul Mal Kabupaten Gayo Lues Minta Pansel Buka Nilai Tes Secara Transparan

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:35 WIB

Lambannya Penindakan Membuat PT Rosin Kian Dipersepsikan Kebal Hukum

Selasa, 5 Mei 2026 - 02:01 WIB

Dari RKOPHH hingga BBM Pabrik, PT Rosin Kian Ditekan untuk Membuka Semua Dokumen

Berita Terbaru