Ucok Pagan Apresiasi Aksi Swadaya Masyarakat, Serukan Pemerintah Segera Bangun Irigasi Permanen

LIPUTAN3

- Redaksi

Selasa, 17 Juni 2025 - 22:52 WIB

50370 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara — Ratusan warga dari Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, bahu membahu melakukan gotong royong untuk memperbaiki saluran irigasi yang jebol di Desa Kuta Tinggi, Kecamatan Badar. Irigasi yang menjadi sumber utama pengairan sawah petani itu mengalami kerusakan serius dan belum mendapatkan perbaikan dari pihak berwenang.

Aksi gotong royong ini berlangsung pada Selasa, 17 Juni 2025, sebagai bentuk tanggap darurat dari masyarakat terhadap ancaman gagal panen yang makin nyata. Dengan penuh kesadaran kolektif, warga dari 13 desa turut terlibat langsung dalam perbaikan irigasi secara swadaya. Desa-desa tersebut meliputi: Pulo Peding, Alas Melancar, Batu Bulan Baru, Kampung Melayu 1, Kampung Melayu Gabungan, Kampung Raja, Batu Bulan Sepakat, Medabe, Terutung Pedi, Batu Bulan Asli, Ujung Barat, dan Batu Bulan 1.

Dengan alat seadanya seperti cangkul, karung pasir, dan kayu, warga memperkuat dinding saluran air yang jebol, menutup lubang, serta membersihkan jalur irigasi dari tumpukan lumpur dan sampah. Kegiatan ini bukan hanya bentuk kepedulian terhadap lahan pertanian, tetapi juga cerminan semangat gotong royong dan ketangguhan sosial di tingkat desa.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sampai sekarang irigasi belum juga diperbaiki, padahal kami sangat membutuhkan air untuk turun ke sawah,” keluh seorang warga yang ikut bergotong royong.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Babussalam, Syafaruddin, SP, yang dikenal dengan sapaan Ucok Pagan. Ia memberikan apresiasi terhadap solidaritas warga dan menyampaikan bahwa inisiatif tersebut harus dijadikan perhatian oleh pemerintah.

“Semangat warga luar biasa. Tapi ini juga menjadi tanda bahwa pemerintah harus segera bertindak agar irigasi diperbaiki permanen dan pertanian tidak terganggu,” ujar Ucok Pagan.

Ucok menambahkan, bila dibiarkan terlalu lama, kerusakan irigasi ini tidak hanya mengancam musim tanam saat ini, tetapi juga akan berdampak jangka panjang terhadap ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Masyarakat berharap agar Dinas Pekerjaan Umum dan instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara segera mengambil langkah konkret untuk melakukan perbaikan menyeluruh. Mereka menolak solusi tambal sulam dan berharap adanya rekonstruksi permanen yang mampu menjamin kelancaran air ke area pertanian sepanjang tahun.

Aksi ini menjadi sinyal kuat bagi pemerintah bahwa masyarakat tidak tinggal diam. Namun, gotong royong ini juga sekaligus merupakan seruan moral: bahwa urusan irigasi dan pertanian tidak bisa dibiarkan hanya menjadi beban warga tanpa dukungan kebijakan dan anggaran dari negara.

Laporan : Edi Saputra

Berita Terkait

Banjir Parah Landa Lima Desa di Aceh Tenggara, Tuntutan Hentikan Kegiatan Tambang Kian Menguat
Kepala SDN 1 Biak Muli Diduga Jual Kayu Bekas Sekolah Tanpa Prosedur Resmi, Aparat Pengawas Diminta Selidiki
Modus Sumbangan Sukarela Berubah Jadi Pungutan Wajib Rp500 Ribu, Integritas dan Profesionalisme Kepala SMAN 1 Lawe Alas Dipertanyakan
Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM
Kapolda Aceh Apresiasi Kinerja Polres Aceh Tenggara dalam Penilaian Pelayanan Publik 2025
Spanduk Ilegal, Ujaran Kebencian, dan Wajah Asli Politik Tak Beradab di Banda Aceh
Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Beras untuk Personel, Wujud Kepedulian Nyata dari Pimpinan
Sholat Subuh Keliling, Polres Gayo Lues Jalin Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Polres Simalungun Bantah Isu Pembiaran Judi Togel di Saribu Dolok, Tim Jatanras Sudah Cek TKP dan Tidak Temukan Aktivitas Perjudian

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Klarifikasi BPK Tegaskan Tak Ada Larangan Berlangganan Media, Dugaan Aliran Dana BOS Ilegan ke Forum Tertentu Kini Dipertanyakan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Fric: Hukum Jangan Tajam Ke Bawah, Tumpul Ke Atas! Status Penyegelan Dan Operasional Paragon Wajib Dijelaskan Kepada Publik

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:15 WIB

Polres Simalungun Gencar Tebar Stiker Nomor Darurat hingga Pelosok Wisata Parapat, Antisipasi Cuaca Ekstrem Danau Toba

Sabtu, 12 September 2026 - 14:01 WIB

Cegah Api Meluas, Tim Gabungan Regional-2 Riau 1 PT. Agrinas Palma Nusantara Sigap dan Turut Serta Tangani Karhutla di Peringgan Kebun Banyu Bening Utama

Senin, 7 September 2026 - 22:02 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Ketum YLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Menyematkan Gelar CFLE Kepada Evan Satriadi CFLE Untuk Berikan Pelayanan Hukum Rakyat Miskin!!!

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Ketua DPRK: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kepedulian dan Kebersamaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Haji Affan Alfian Bintang SE dan Hj. Mariani Harahap, Sosok Dermawan dan Rendah Hati di Tengah Semarak HUT RI ke-81

Berita Terbaru