Puluhan Napi Kabur, Ditjenpas Tinjau Lapas Kelas IIB Kutacane

LIPUTAN3

- Redaksi

Rabu, 12 Maret 2025 - 00:32 WIB

50161 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE | Direktorat Jenderal Permasyarakatan (Ditjenpas) Brigjenpol.Drs Mashudi bersama Komisi XIII DPR-RI didampingi Bupati Aceh Tenggara meninjau langsung Lapas Kelas II B Kutacane, Selasa 11 Maret 2025.

Dikatakan Mashudi bahwa lapas kelas II B Kutacane sebetulnya hanya diisi 85 orang warga binaan, namun sekarang dihuni 362 orang, dan hal ini sudah mencapai 300 persen.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kekinian lokasi dikamar Lapas Kelas II B Kutacane tidak bisa terpenuhi, sehingga mengandalkan tambahan tenda untuk warga binaan, akan tetapi sebagian warga binaan sudah digeser di kabupaten Kuala Simpang.

“Untuk mengantisipasi hal itu, jika ada lapas di kabupaten lain kosong maka pelan pelan akan kita geser supaya kapasitas lapas akan berkurang,” kata Mashudi saat di wawancara pada awak media Selasa 11 Maret 2025.

Mashudi mengaku bahwa pada umumnya di Aceh semua kapasitas tahanan full semua, seperti di Lapas Kelas II B Kutacane hampir 300 persen, kabupaten Bireuen 300 persen dan Kuala Simpang 200 persen, terkecuali di Banda Aceh 150 persen.

“Ini salah satu penyebab timbulnya keresahan warga binaan lapas kelas II B Kutacane, karena lapas sudah over Kapasitas,” ujarnya.

Mashudi menyebutkan pihaknya akan terus berkerja lebih baik dan hal ini akan terus disampaikan kepada bawahan seperti Kalapas, Kakanwil harus peduli kepada warga binaan.

“Warga binaan itulah adalah warga kita sendiri. Bagimana kita memperlakukan nya dengan baik, insyallah semuanya akan berjalan dengan baik, itu salah satu nya yang sering kami sampaikan kepada jajaran lapas,” ucapnya.

Disinggung perihal puluhan tahanan lapas yang kabur apakah ada kelalaian dari pihak lapas kelas II B Kutacane, Mashudi mengaku tidak ada kelalaian petugas, dengan alasan lokasi lapas terlalu padat dan panas mengingat bulan puasa.ungkapnya

“Mudah mudahan bagi tahanan yang masih melarikan diri untuk secepatnya kembali ke lapas kelas II B Kutacane,” ucapnya.

Kemudian terkait keluhan warga binaan terhadap nasi yang diberikan pihak lapas tidak sesuai, Mashudi menyampaikan bahwa sudah melihat dan semua yang diberikan pihak lapas sudah sesuai. Mengingat ini Bulan Suci Ramadhan yang pasti akan berlipat, untuk jata makan siang akan diberikan separuh untuk berbuka puasa.

” Untuk jatah makan satu hari bagi warga binaan sebesar Rp 22 ribu, makan tiga kali, yang tahun sebelumnya Rp 18 ribu, mudah mudahan tahun 2026 akan kita ajukan kembali untuk penyesuaian harga yang ada di lapangan,” sebutnya.

(Laporan Salihan Beruh)

Berita Terkait

Banjir Parah Landa Lima Desa di Aceh Tenggara, Tuntutan Hentikan Kegiatan Tambang Kian Menguat
Kepala SDN 1 Biak Muli Diduga Jual Kayu Bekas Sekolah Tanpa Prosedur Resmi, Aparat Pengawas Diminta Selidiki
Modus Sumbangan Sukarela Berubah Jadi Pungutan Wajib Rp500 Ribu, Integritas dan Profesionalisme Kepala SMAN 1 Lawe Alas Dipertanyakan
Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM
Kapolda Aceh Apresiasi Kinerja Polres Aceh Tenggara dalam Penilaian Pelayanan Publik 2025
Spanduk Ilegal, Ujaran Kebencian, dan Wajah Asli Politik Tak Beradab di Banda Aceh
Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Beras untuk Personel, Wujud Kepedulian Nyata dari Pimpinan
Sholat Subuh Keliling, Polres Gayo Lues Jalin Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Polres Simalungun Bantah Isu Pembiaran Judi Togel di Saribu Dolok, Tim Jatanras Sudah Cek TKP dan Tidak Temukan Aktivitas Perjudian

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Klarifikasi BPK Tegaskan Tak Ada Larangan Berlangganan Media, Dugaan Aliran Dana BOS Ilegan ke Forum Tertentu Kini Dipertanyakan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Fric: Hukum Jangan Tajam Ke Bawah, Tumpul Ke Atas! Status Penyegelan Dan Operasional Paragon Wajib Dijelaskan Kepada Publik

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:15 WIB

Polres Simalungun Gencar Tebar Stiker Nomor Darurat hingga Pelosok Wisata Parapat, Antisipasi Cuaca Ekstrem Danau Toba

Sabtu, 12 September 2026 - 14:01 WIB

Cegah Api Meluas, Tim Gabungan Regional-2 Riau 1 PT. Agrinas Palma Nusantara Sigap dan Turut Serta Tangani Karhutla di Peringgan Kebun Banyu Bening Utama

Senin, 7 September 2026 - 22:02 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Ketum YLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Menyematkan Gelar CFLE Kepada Evan Satriadi CFLE Untuk Berikan Pelayanan Hukum Rakyat Miskin!!!

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Ketua DPRK: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kepedulian dan Kebersamaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Haji Affan Alfian Bintang SE dan Hj. Mariani Harahap, Sosok Dermawan dan Rendah Hati di Tengah Semarak HUT RI ke-81

Berita Terbaru