Gubernur Aceh Muzakir Manaf Lantik Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues, Ini Pesannya

LIPUTAN3

- Redaksi

Senin, 17 Februari 2025 - 01:58 WIB

50319 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren– Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, secara resmi melantik Suhaidi dan H. Maliki sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues untuk periode 2025-2030. Pelantikan tersebut berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRK Gayo Lues di Gedung DPRK Gayo Lues, Minggu, 16 Februari 2025.

Dalam sambutannya, Mualem, sapaan akrab Muzakir Manaf, mengucapkan selamat kepada Suhaidi dan H. Maliki yang kini memegang amanah untuk memimpin Kabupaten Gayo Lues selama lima tahun ke depan. Mualem menyampaikan, pelantikan ini merupakan hasil dari kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat, dan mengingatkan pentingnya menjaga amanah tersebut dengan baik. Ia menekankan bahwa tugas yang akan diemban oleh kedua pemimpin ini bukanlah tugas yang ringan.

“Kepercayaan masyarakat ini harus dijaga dengan baik. Tugas yang diemban bukanlah tugas yang ringan. Kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat harus dijawab dengan kerja nyata dan program-program pembangunan untuk kepentingan rakyat,” ujar Mualem.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Mualem memberikan sejumlah arahan kepada Suhaidi dan H. Maliki dalam memimpin Gayo Lues. Ia mengingatkan agar mereka selalu menjaga keharmonisan hubungan antara eksekutif dan legislatif untuk memperkuat kinerja pemerintahan daerah dalam membangun Kabupaten Gayo Lues. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pembinaan aparatur sipil negara (ASN) yang profesional dan memiliki kapasitas yang memadai untuk melayani masyarakat.

“Mari kita ubah mindset dari ‘dilayani’ menjadi ‘melayani’ dan pastikan para ASN bekerja dengan profesionalisme tinggi,” tambah Mualem.

Gubernur Aceh ini juga menekankan agar Pemerintah Kabupaten Gayo Lues selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Aceh untuk memastikan pembangunan yang ada di Gayo Lues berjalan sesuai dengan rencana dan untuk kesejahteraan masyarakat. Ia juga mendorong agar para akademisi dilibatkan dalam setiap rancangan pembangunan agar program-program yang dilaksanakan terukur dengan baik dan berdampak positif bagi masyarakat.

Tak hanya itu, Mualem juga menegaskan pentingnya memberi ruang bagi para pengusaha di Gayo Lues untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah, agar bisa menciptakan nilai tambah dan mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Selain itu, dukungan dari masyarakat Gayo Lues juga sangat penting untuk kesuksesan setiap program pembangunan yang dilaksanakan.

“Saya harap Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues dapat bekerja keras dan menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat. Dukungan doa dari ulama dan masyarakat akan sangat berarti bagi keberhasilan program-program yang dijalankan,” ujar Mualem.

Sebagai bagian dari agenda kerja ke depan, Mualem mengingatkan agar Bupati Suhaidi segera mempersiapkan diri untuk mengikuti kegiatan di Akademi Militer (Akmil) Magelang yang akan dilaksanakan pada 21 hingga 28 Februari mendatang. Namun, Wakil Bupati H. Maliki hanya akan ikut serta pada acara penutupan yang akan dihadiri langsung oleh Presiden pada 28 Februari 2025.

Selain itu, Mualem juga membahas rencana untuk meningkatkan ekspor hasil alam Aceh ke luar negeri, khususnya ke Penang, Malaysia. Ia menjelaskan bahwa Aceh, termasuk Gayo Lues, memiliki banyak produk unggulan seperti kopi, kakao, dan hasil pertanian lainnya yang memiliki potensi besar untuk diekspor. “Kami sedang merencanakan jalur ekspor langsung ke Penang. Di sana, ada pasar yang sangat potensial untuk produk-produk hasil alam kita. Kami berharap dapat memfasilitasi petani dan pengusaha lokal untuk mengirimkan produk mereka ke pasar internasional, yang tentunya akan meningkatkan pendapatan daerah dan petani,” ujar Mualem.

Gubernur Aceh tersebut juga menegaskan bahwa rencana ekspor langsung ini didorong oleh tingginya permintaan terhadap produk Aceh, khususnya kopi Gayo dan alpukat yang sudah terkenal dengan kualitasnya. Untuk itu, pemerintah daerah akan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk mempersiapkan infrastruktur yang dibutuhkan untuk ekspor, termasuk transportasi dan logistik yang efisien.

Mualem juga menekankan pentingnya dukungan seluruh pihak, baik pemerintah daerah, pengusaha, maupun masyarakat, agar program ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi perekonomian Aceh.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Gayo Lues yang baru dilantik, Suhaidi, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Gubernur Aceh yang telah hadir untuk melantik mereka. Ia juga mengapresiasi pelaksanaan pilkada yang berlangsung damai dan berterima kasih kepada Komisi Independen Pemilihan (KIP) yang telah menyelenggarakan pemilihan dengan lancar.

Suhaidi mengungkapkan, salah satu prioritas yang akan mereka jalankan adalah pembangunan infrastruktur, khususnya untuk memperlancar akses antara Gayo Lues dan Aceh Tamiang, yang semasa kampanye mereka janjikan akan menjadi prioritas jika terpilih. “Alhamdulillah, doa masyarakat diijabah, dan kami akan segera merealisasikan janji tersebut,” kata Suhaidi.

Selain itu, Suhaidi juga menyoroti pentingnya pemanfaatan sumber daya alam di Gayo Lues untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, sekitar 27 persen dari luas wilayah Gayo Lues adalah lahan budidaya yang dapat dimanfaatkan untuk sektor pertanian. Namun, sebagian besar wilayah Gayo Lues masih berupa hutan lindung yang tidak bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan.

“Salah satu program prioritas kami adalah mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam, khususnya dalam sektor pertanian. Kami akan fokus pada pengembangan kebun kopi, kakau, tembakau, dan jagung. Di tahun 2026, kami juga akan mewajibkan setiap ASN memiliki kebun kopi seluas 1 hektar,” ujarnya.

Suhaidi juga menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, dengan memastikan bahwa setiap pegawai negeri sipil (PNS) di Gayo Lues menggunakan plat nomor kendaraan yang sesuai dengan wilayah daerah setempat. “Kami akan segera mengatur ini untuk memastikan pajak yang dibayarkan sesuai dengan daerahnya,” ujar Suhaidi.

Suhaidi juga memaparkan tantangan yang dihadapi Gayo Lues terkait dengan kondisi alam yang seringkali mengakibatkan bencana alam, seperti tanah longsor dan kerusakan jalan. Ia mengusulkan agar UPT PUPR yang ada di Aceh Tenggara dapat dipindahkan ke Gayo Lues, mengingat panjangnya jalan provinsi di Gayo Lues yang lebih luas dibandingkan Aceh Tenggara.

Pemerintahan Suhaidi-Maliki juga akan fokus pada peningkatan sektor pertanian, khususnya pengembangan kebun kopi dan tanaman lain yang potensial. Suhaidi berharap dengan program tersebut, Gayo Lues dapat menghasilkan produk pertanian yang berkualitas dan berdaya saing tinggi, yang pada gilirannya akan meningkatkan perekonomian daerah.

Pelantikan Suhaidi dan H. Maliki ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain mantan Menteri Perdagangan Agus Supramanto, anggota DPR RI Irmawan dan Muslim Ayyub, serta pejabat Aceh lainnya seperti Plt. Sekda Aceh Muhammad Diwarsyah, Kapolres Gayo Lues, Dandim Gayo Lues, Kepala Dinas Pangan Aceh Surya Rayendra, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh Akkar Arafat, dan Kepala Biro Tata Pemerintahan Setda Aceh Syakir. Kehadiran mereka menunjukkan pentingnya momen pelantikan ini sebagai langkah awal dalam memajukan Gayo Lues ke depan. [RED]

 

 

Berita Terkait

Anggota DPRK Abdussalam Pertanyakan Mutu dan Kesiapan Bibit, Empat Juta Bibit Kopi GERETEK Gayo Lues Jangan Asal Salur Asal Jadi
Terpilih Secara Aklamasi, Deddy Yopiansyah Siap Kibarkan Panji Golkar Hingga Pelosok Kampung di Gayo Lues
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria di Kutapanjang, Sabu 0,07 Gram Disita
Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam
Pembangunan 5 unit RTLH di Kampung Gajah Program TMMD ke-130 Dikerjakan Secara Gotong-royong
Pembukaan TMMD ke-130 TA 2026, Kodim 0113/Gayo Lues Salurkan Bantuan Sembako kepada Warakawuri dan Masyarakat Kurang Mampu
Anggaran Dana Desa Kutereje Jadi Sorotan: Rp 314,68 Juta untuk Balai Desa, Program Covid-19 2025 Kembali Muncul
Peserta Seleksi Baitul Mal Kabupaten Gayo Lues Minta Pansel Buka Nilai Tes Secara Transparan

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Aksi Unjuk Rasa Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Berlangsung Tertib, Pelajar Tidak Terlibat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Apresiasi dan Dukung Ketegasan Menteri Agus Andrianto Audit Remisi dan Cabut PB, Aktivis Nasional : Bentuk Keseriusan Dalam Wujudkan Imipas Prima

Minggu, 20 September 2026 - 03:47 WIB

Jenderal (Purn)Pol Agus Andrianto Hadiri Mubes ke 6 Dan Harlah ke 46 Putra Jawa Kelahiran Sumatera (Pujakesuma)

Sabtu, 12 September 2026 - 15:33 WIB

Sambut Bonus Demografi, Ketum PB PII Minta Pelajar Berani Keluar dari Zona Nyaman

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:04 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Meminta Ketua Umum PDI Perjuangan Agar Memberikan Klarifikasi Ucapan Anggotanya “Menghina Wartawan Gerombolan Sirkus”

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:56 WIB

Fahd El Fouz A Rafiq : Pemberhentian Sekjend AMPI Tidak Sah dan Melanggaran Aturan Partai Golkar

Senin, 27 Juli 2026 - 19:14 WIB

GP Alwashliyah Dukung Sikap Tegas Kepala BP BUMN Dony Oskaria: Desak PT PP Jalankan Restrukturisasi Tanpa Mengorbankan Karyawan

Minggu, 26 Juli 2026 - 01:23 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Bijaksana Mengartikan Londo Ireng Sangat Penting Karena Semua Itu Adalah Saksi Sejarah

Berita Terbaru