Menkop Budi Arie Dinilai Tidak Mengetahui Soal Situs Penjagaan Judol, Jangan Dibolak-balik dan Stop Framing

LIPUTAN3

- Redaksi

Jumat, 13 Juni 2025 - 07:18 WIB

50137 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah DKI Jakarta (PW GPA DKI Jakarta), Dedi Siregar, menilai bahwa narasi tuduhan kepada Menteri Koperasi Budi Arie terkait dugaan mengetahui praktik penjagaan situs judi online di Kementerian Kominfo adalah tidak mungkin.

“Kami menilai Menteri Koperasi saat ini sering diframing secara negatif oleh pihak-pihak tertentu yang berupaya merusak nama baik pejabat negara,” ujar Dedi.

Aktivis nasional tersebut mengatakan, jika melihat data dan fakta sebenarnya, selama masa jabatan Menteri Budi Arie di Kementerian Kominfo, justru ia berada di garda terdepan dalam memerangi judi online.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Kominfo di bawah kepemimpinan Budi Arie telah melakukan pemutusan akses terhadap 3,8 juta konten bermuatan judi online sejak 17 Juli 2023 hingga 9 Oktober 2024.

“Kami meyakini Budi Arie tidak terlibat dan tidak mengetahui soal penjagaan judol. Pasti akan langsung disikat dan diblokir. Kami melihat ini sebagai upaya untuk menjatuhkan reputasi beliau dan mengganggu kinerjanya. Saat ini, Budi Arie terus berkomitmen menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan Koperasi Desa Merah Putih,” jelasnya.

Hal ini disampaikan seiring dengan upaya pemerintah mencapai target ambisius pembentukan 80 ribu Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di seluruh Indonesia pada akhir Juni 2025.

Pandangan ini semakin diperkuat dengan munculnya pengakuan dari terdakwa Zulkarnaen Apriliantony di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, yang beberapa kali membantah bahwa eks Menkominfo Budi Arie mengetahui praktik penjagaan situs judol. Bahkan ditegaskan bahwa Budi Arie tidak menerima uang sepeser pun dari praktik tersebut.

Dedi juga mengungkapkan bahwa Kominfo telah memblokir lebih dari 31.751 halaman judi yang menyusup ke situs lembaga pendidikan dan 31.812 halaman judi di situs lembaga pemerintahan.

Budi Arie, lanjutnya, juga telah melarang seluruh jajaran di kementeriannya untuk tidak melakukan aktivitas yang mendukung atau memfasilitasi judi online dalam bentuk apa pun.

“Kami yakin masyarakat sekarang sudah cermat dalam menyaring informasi dan tidak terjebak dalam narasi yang dibuat untuk menjatuhkan nama baik seseorang,” tambah Dedi.

Oleh karena itu, pihaknya meminta Menteri Koperasi Budi Arie untuk tetap fokus menjalankan tugas dari Presiden Prabowo dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program Kopdes Merah Putih.

Koperasi Desa Merah Putih diyakini dapat menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. (red)

Berita Terkait

Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!
Aktivis Nasional: Putusan Pengadilan Tak Membuktikan Budi Arie Terlibat dalam Perkara Judi Online
Pengamat sebut Pembentangan Bendera Identitas di Samarinda adalah Aspirasi, Bukan Otomatis Gerakan Separatis
Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Membuat Aturan Ketat Jaga Ibu & Anak Indonesia
Sambut Hari Anak Nasional 2026, Menimipas Agus dan Dudung Abdurachman Peluk Harapan Anak Binaan: Masa Depan Kalian Masih Cerah
Pelatihan Bersama Antara Prajurit TNI AU Dengan Personel US Air Force
Dihadiri Ibu Wapres RI, Puncat HUT ke-80 Persit KCK Bertema “Persit Bisa” Berlangsung Meriah
HUT ke-80 Persit KCK, Kasad Tekankan Pengabdian dan Peran Strategis Istri Prajurit

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 03:13 WIB

Ketua DPRK Nagan Raya Terancam Sanksi Partai Berat, DPW PPP Aceh Pelajari Kasus Rumah Dinas untuk Dilaporkan ke DPP

Berita Terbaru