Tambang Galian C ilegal Merajalela Di sekitar Bantaran Sungai Serayu Kabupaten Banyumas, Diduga APH Tutup Mata

LIPUTAN3

- Redaksi

Senin, 21 April 2025 - 01:48 WIB

50155 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyumas  | Galian C ilegal yang sempat viral di aliran sungai Serayu di desa welahar kecamatan Patikraja kabupaten banyumas provinsi jawa tengah. 17 – 4 – 2025.

Galian C diduga semakin meresahkan warga di sekitar bantaran sungai serayu, dan aneh nya beberapa bulan yang lalu sempat di britakan oleh beberapa media, dan di duga ada pengondisian oleh pihak APH dikarnakan sempat ada mediasi di balai desa welahar, miris nya lagi sekarang sudah beroprasi kembali dengan mesin sedot pasir lebih banyak lagi.

Sementara itu dari pihak APH seolah tutup mata, dari dinas bbwso dari kepemerintahan setempat maupun dari institusi kepoliaian,

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Inisial (mr) yang sempat ikut dalam rapat pengondisian dan juga yang menjadi salah satu korban pengrusakan kebun semen, yang sudah di rawat dengan tanaman pisang yang sekarang hancur/ gugur dengan adanya penambangan galian c ilegal tersebut.

Inisial (MR) berharap Kapolri berikan edukasi yang baik untuk semua jajaran APH yang berada di Kota maupun Kabupaten, jadilah pengayom masyarakat yg baik bukan mengayomi masyarakat yang berprilaku kurang baik, basmi para mafia yang merugikan negara maupun masyarakat khususnnya, ingat kelangsungan anak cucu kita kalau kita sebagai mausia yang lebih awal hidup tidak bisa menjaga maupun melestarikan lingkungan hidup yang diwariskan dari leluhur kita.ucap nya.

Sungguh ngeri, ucapan Trisno, si pemilik tambang galian C ilegal. Menantang kepada awak media. Silahkan di britakan saya tidak takut, sudah biasa britakan. Ucap Trisno.

Negeri kita negri demokrasi berkedaulatan dengan nilai dan norma Pancasila, apakah semua masyarakat yang ada di alur bawah harus melaporkan semuanya ke publik kalau para APH mengambil langkah diduga sepihak, kami tidak memgecap ataupun mengutuk tindakan tersebut akan tetapi INGAT anak cucu kita di kelak hari, banyak sekarang contoh imbas dari hutan gundul setiap kali hujan syngai atau tanah sudah tidak mampu lagi menahan resapan air, sehingga banjir ada dimana mana penjuru desa tanpa terlewatkan banjir akhir akhir ini, kejadian itu ada dugaan dari maraknya galian tambang yang banyak diduga ilegal.pungkasnya.

Saya meminta penegakan hukum jangan tumpul ke bawah tatajam ke atas, APH harus bisa bertindak tegas. Ucap prio.

Apa bila tidak ada penutupan tambang saya duga kuwat, APH tidak ada nyali dan di duga trima atensi dari si pemilik tambang galian C ilegal tersebut. dan pertambangan tersebut akan saya pantau, sampai betul betul ada tindakan.

(Redaksi)

Berita Terkait

DLHP Apresiasi Inovasi Bupati Takalar, Irwan Rachman Sosialisasikan Takalar One Click Permudah Layanan dan Pengaduan Warga
Jadi Contoh Pemanfaatan Lahan, Jagung Polsek Kampar Kiri di Gunung Mulya Tumbuh Optimal
Polda Riau Beri Pendampingan Psikologis Untuk Keluarga Korban Curas di Rumbai
Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda
Wujudkan Generasi Qurani, Datuk Seri Muspidauan dan Panglima Muhammad Nasir Dukung Penuh Khatam Al-Quran Zuriat Marhum Pekan
Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Penegak Hukum Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62
Gelanggang Ayam “Vallas Arena” Rumbai Barat, Pengelola: Kami Tidak Menyediakan Tempat Untuk Berjudi
Sambut HBP ke-62, Lapas Binjai Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Halinar

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria di Kutapanjang, Sabu 0,07 Gram Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Pembukaan TMMD ke-130 TA 2026, Kodim 0113/Gayo Lues Salurkan Bantuan Sembako kepada Warakawuri dan Masyarakat Kurang Mampu

Selasa, 11 Agustus 2026 - 02:09 WIB

Anggaran Dana Desa Kutereje Jadi Sorotan: Rp 314,68 Juta untuk Balai Desa, Program Covid-19 2025 Kembali Muncul

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Peserta Seleksi Baitul Mal Kabupaten Gayo Lues Minta Pansel Buka Nilai Tes Secara Transparan

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:35 WIB

Lambannya Penindakan Membuat PT Rosin Kian Dipersepsikan Kebal Hukum

Selasa, 5 Mei 2026 - 02:01 WIB

Dari RKOPHH hingga BBM Pabrik, PT Rosin Kian Ditekan untuk Membuka Semua Dokumen

Kamis, 23 April 2026 - 00:24 WIB

Antisipasi Karhutla, Polres Gayo Lues Sebar Imbauan di Titik Rawan

Berita Terbaru

GAYO LUES

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Minggu, 25 Okt 2026 - 11:43 WIB