Dari Lahan Tidur ke Lahan Subur, Lapas Labuhan Ruku Tanam 500 Bibit Pisang di Air Joman, Perkuat Ketahanan Pangan dan Kemandirian WBP

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Jumat, 20 Februari 2026 - 23:06 WIB

5084 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batubara –

Komitmen mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan terus ditunjukkan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku.

Jumat (20/02/2026), lapas tersebut melaksanakan penanaman 500 bibit pisang di lahan produktif milik Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI yang berada di Kecamatan Air Joman.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini merupakan kelanjutan pemanfaatan lahan Air Joman yang sebelumnya sukses ditanami jagung.

Kini, komoditas pisang dipilih sebagai langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan hasil pertanian sekaligus memperluas pengembangan agribisnis berbasis pembinaan.

Penanaman bibit pisang tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, Pimpinan PT Hijau Surya Biotechi Budi Candra, serta Kepala Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan, bersama jajaran pejabat struktural.

Kehadiran unsur pemerintah daerah dan sektor swasta menjadi simbol sinergi nyata dalam mendukung program pembinaan berbasis kerja produktif.

Secara simbolis, Kalapas Hamdi Hasibuan bersama Wakil Bupati Asahan dan Pimpinan PT Hijau Surya Biotechi melakukan penanaman bibit pisang di area yang telah dipersiapkan.

Hingga sore hari, sebanyak 500 bibit pisang ditanam dengan melibatkan warga binaan yang telah dibekali keterampilan pertanian.

Menariknya, PT Hijau Surya Biotechi juga memberikan dukungan tambahan berupa 100 bibit pisang Merah Barangan yang dikirim pada sore hari.

Bahkan, dalam dua hari ke depan dijadwalkan kembali penanaman massal sebanyak 1.000 bibit pisang Merah Barangan di lokasi yang sama.

Langkah ini menjadi bagian dari rencana jangka panjang menjadikan lahan Air Joman sebagai sentra pertanian produktif berbasis pembinaan.

Kegiatan tersebut juga terintegrasi dengan program asimilasi kerja luar tembok. Melalui skema ini, warga binaan diberikan kesempatan bekerja langsung di lahan pertanian dengan pengawasan dan pendampingan ketat dari petugas pemasyarakatan.

Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik mengolah dan meratakan lahan hingga proses penanaman.

Kalapas Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud keseriusan Pemasyarakatan dalam menciptakan warga binaan yang mandiri dan siap kembali ke masyarakat.

“Program ini adalah bentuk komitmen kami dalam membina warga binaan agar memiliki kemampuan dan mental mandiri. Melalui asimilasi kerja luar tembok, mereka mendapatkan pengalaman kerja nyata, sehingga setelah bebas nanti siap hidup produktif dan tidak mengulangi perbuatan melanggar hukum,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Asahan, Rianto, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Lapas Labuhan Ruku dalam mengubah lahan tidur menjadi lahan subur yang bernilai tambah, baik bagi institusi maupun bagi pembinaan warga binaan.

Dengan semangat kolaborasi dan pengawasan yang optimal, kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Dari lahan Air Joman, harapan baru terus ditanam—setiap bibit pisang menjadi simbol langkah kecil menuju masa depan yang lebih hijau, produktif, dan penuh keberkahan, sekaligus bukti bahwa Pemasyarakatan hadir membina, memberdayakan, dan menguatkan reintegrasi sosial.(AVID)

Berita Terkait

Tuding Penimbunan Tanpa Data, LIPPSU Kecam Pernyataan Anggota DPRD Sumut Terhadap Bulog
Lapas Sibolga Jalin Kerja Sama dengan PKBM Talora, Warga Binaan Ikuti Pendidikan Paket dan Keterampilan
Danrem 083/Bdj dan Forkopimda Situbondo Hijaukan Pesisir, 1.600 Mangrove Ditanam di Pantai Sedulur
Klarifikasi Keluarga: Tuduhan Kalapas Labuhan Ruku dan Ka KPLP minta uang kepada almarhum Fanny Ismail Peranginangin tidak benar
Panen Raya Jagung di Kebun SAE, Lapas Kupang Sulap Lahan Batu Karang Jadi Simbol Ketahanan Pangan NTT
Bangkitkan Semangat Nasionalisme, Rutan Tarutung Khidmat Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional Ke-118 Tahun 2026
Lapas Kelas I Medan Terima Kunjungan Pengawasan Anggota DPR RI Komisi XIII
Panen Raya Lele 250 Kg, Lapas Kelas I Medan Optimalkan Program Ketahanan Pangan dan Pembinaan Kemandirian

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 00:07 WIB

Pramuka dan Hasil Karya WBP Lapas Narkotika Pematangsiantar Pukau Tamu Undangan di Acara Kenegaraan Pembagian Remisi Umum dan Remisi Dasawarsa

Sabtu, 26 April 2025 - 00:04 WIB

Aksi Gotong Royong Bersama Warga Kelurahan Kahean Sambut HUT Kota Pematangsiantar ke-154 Tahun

Sabtu, 15 Februari 2025 - 16:45 WIB

Naif, Isu Lama Di Medsos Dimunculkan Lagi Untuk Mendiskreditkan Lapas Narkotika Kelas IIA Pematang Siantar

Jumat, 7 Februari 2025 - 03:41 WIB

Ketua Umum LSM Halilintar RI Minta Poldasu Turun Kembali Ke Pematang Siantar

Senin, 27 Januari 2025 - 15:19 WIB

Langkah Berbenah, Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar Melaksanakan Razia Insidentil Kamar Hunian

Sabtu, 18 Januari 2025 - 00:16 WIB

Wartawan Yang Pro Aksi Pengrebekan Lokasi Peredaran Narkoba Oleh Polda Diancam Akan Dibunuh Sekelompok Orang Di Pematangsiantar

Berita Terbaru