Tebing Bengawan Solo Ambrol lagi, Kontraktor Tetap Tanggung jawab

LIPUTAN3

- Redaksi

Minggu, 25 Januari 2026 - 10:26 WIB

50106 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO,
Mega proyek pembangunan tebing Bengawan Solo sepanjang 980 meter di seputar Kecamatan Baureno Bojonegoro, kembali mengalami ambrol pada Januari 2026. Proyek yang menelan anggaran Rp. 40 miliar TA 2024 itu sempat mengalami ambrol di Desember 2024, namun sudah diperbaiki kontraktor tahun 2025.

Helmy elizabet SP. MM Kadis PU SDA kab Bojonegoro

Forum Kedaulatan Masyarakat Bojonegoro (FKMB) bakal mengawal perbaikan tebing yang jebol. Pantauan di lokasi, tanggul yang jebol sekitar 30-40 meter berada di Desa Lebaksari, tapi lokasinya bukan yang sudah diperbaiki tahun 2025.

“Berdasarkan pantauan kami di lokasi tanggul di Desa Lebaksari itu, yang ambrol kali ini lokasinya bergeser bukan yang baru diperbaiki. Untuk FKMB akan kembali mengawal perbaikan nya, karena kontraktor sudah menyatakan bertanggung jawab,” kata Ketua FKMB, Edy Susilo, SSos. SH. MH. CPL kepada media Sabtu (24/1).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Edy, kontraktor mengatakan bakal bertanggung jawab terhadap kerusakan tanggul tersebut. Etikat baik itu patut diapresiasi dan dihormati. Apalagi saat menyelesaikan proyek tersebut sudah dilakukan secara spesifik. Ambrolnya tanggul disebabkan faktor alam, yakni intensitas hujan dan debit air Bengawan Solo yang tinggi.

Berdasarkan klarifikasi dari Dinas PU-SDA Bojonegoro, pembangunan tanggul sesungguhnya dilakukan untuk menahan arus air dalam Bengawan supaya tidak jebol dan airnya bisa merusak area persawahan dan pemukiman penduduk.

Edy membenarkan dan menyetujui pendapat tersebut. Intensitas hujan tinggi bukan hanya terjadi di wilayah Bojonegoro, tapi hampir seluruh wilayah Indonesia. Bahkan beberapa daerah mengalami banjir yang cukup parah, yang sudah masuk kategori bencana. “Jadi sebenarnya bukan soal teknis, tapi sudah masuk kategori force majeure yakni keadaan yang memaksa,” ujarnya.

Menurut Edy, dalam kondisi normal diyakini tanggul tidak bakal sampai jebol. Tapi apakah terjadinya ambrol itu masih termasuk dalam masa pemeliharaan dan tanggung jawab kontraktor, dan pihak kontraktor menyatakan bertanggung jawab sehingga perlu dilihat secara lebih komprehensif lagi duduk persoalannya.

“Dalam kondisi cuaca saat ini, segala macam kerusakan sangat mungkin terjadi. Hujan deras dan panjang, badai angin puting beliung, dan faktor alam lainnya” jelasnya.

Namun demikian, FKMB mengapresiasi PT Indopenta Bumi Permai, perusahaan asal Surabaya, yang menyatakan siap bertanggungjawab atas ambrolnya tanggul di desa Lebaksari Boureno tersebut. Tentu sambil menunggu hasil audit dan pemeriksaan tim teknis Pemkab. Bojonegoro untuk menentukan keputusan akhirnya.

“Kalau tidak salah pihak kontraktor telah menyelesaikan perbaikan tanggul yang jebol sebelumnya sekitar 3 bulan yang lalu. Sementara yang ambrol saat ini kan dilokasi berbeda. Jadi kita lihat bagaimana keputusan akhirnya nanti. Saat ini juga tentu belum bisa dilakukan perbaikan karena intensitas hujan yang tinggi,nyg diperkirakan hingga Februari nanti,” urainya.

Pihak kontraktor pelaksana pun membenarkan adanya kerusakan tersebut. Humas PT Indopenta Bumi Permai (IBP), Ardhiyana menyebut ambrolnya tebing mencapai sekitar 40 meter. Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi terkait rencana perbaikan ulang.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU-SDA) Kabupaten Bojonegoro, Helmi Elisabeth. Ia menjelaskan, titik lokasi yang mengalami ambrol di awal Januari 2025 sudah dilakukan perbaikan. Namun, menjelang akhir masa pemeliharaan, kembali terjadi ambrol di lokasi berbeda.

“Kita berharap, apapun keputusan akhir pihak Dinas PU-SDA dan kontraktor adalah solusi terbaik bagi kepentingan masyarakat. Perlu perbaikan secepatnya jika kondisi sudah memungkinkan, sebab daerah sekitar adalah area persawahan yang tentu butuh pengamanan ekstra. FKMB akan kawal perbaikan ini, untuk kepentingan bersama,” tandasnya.

(Red)

Berita Terkait

DLHP Apresiasi Inovasi Bupati Takalar, Irwan Rachman Sosialisasikan Takalar One Click Permudah Layanan dan Pengaduan Warga
Jadi Contoh Pemanfaatan Lahan, Jagung Polsek Kampar Kiri di Gunung Mulya Tumbuh Optimal
Polda Riau Beri Pendampingan Psikologis Untuk Keluarga Korban Curas di Rumbai
Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda
Wujudkan Generasi Qurani, Datuk Seri Muspidauan dan Panglima Muhammad Nasir Dukung Penuh Khatam Al-Quran Zuriat Marhum Pekan
Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Penegak Hukum Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62
Gelanggang Ayam “Vallas Arena” Rumbai Barat, Pengelola: Kami Tidak Menyediakan Tempat Untuk Berjudi
Sambut HBP ke-62, Lapas Binjai Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Halinar

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria di Kutapanjang, Sabu 0,07 Gram Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Pembukaan TMMD ke-130 TA 2026, Kodim 0113/Gayo Lues Salurkan Bantuan Sembako kepada Warakawuri dan Masyarakat Kurang Mampu

Selasa, 11 Agustus 2026 - 02:09 WIB

Anggaran Dana Desa Kutereje Jadi Sorotan: Rp 314,68 Juta untuk Balai Desa, Program Covid-19 2025 Kembali Muncul

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Peserta Seleksi Baitul Mal Kabupaten Gayo Lues Minta Pansel Buka Nilai Tes Secara Transparan

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:35 WIB

Lambannya Penindakan Membuat PT Rosin Kian Dipersepsikan Kebal Hukum

Selasa, 5 Mei 2026 - 02:01 WIB

Dari RKOPHH hingga BBM Pabrik, PT Rosin Kian Ditekan untuk Membuka Semua Dokumen

Kamis, 23 April 2026 - 00:24 WIB

Antisipasi Karhutla, Polres Gayo Lues Sebar Imbauan di Titik Rawan

Berita Terbaru

GAYO LUES

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Minggu, 25 Okt 2026 - 11:43 WIB