DPR RI dan Dr. H. M. Nasir Djamil Sanjung Polres Gayo Lues yang Bekerja di Tengah Pegunungan Demi Negeri Bebas Narkotika

LIPUTAN3

- Redaksi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 00:43 WIB

50138 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Langkah signifikan dalam upaya pemberantasan narkotika kembali ditunjukkan oleh aparat kepolisian di daerah. Kali ini Polres Gayo Lues menjadi sorotan nasional setelah mencatat pencapaian luar biasa dalam memerangi peredaran gelap narkoba di wilayahnya. Sejak awal tahun hingga Oktober 2025, Polres di wilayah pegunungan yang berada di Provinsi Aceh ini berhasil mengungkap dan menghentikan peredaran berbagai jenis narkotika dalam jumlah yang sangat besar. Catatan resmi menyebutkan bahwa jajaran Satres Narkoba Polres Gayo Lues berhasil menyita lebih dari 2 ton ganja kering, 2,7 kilogram sabu, dan 28 butir ekstasi. Tak hanya itu, mereka juga menemukan dan memusnahkan ladang ganja di 15 titik tersebar di empat kecamatan berbeda di kawasan pegunungan yang dikenal sulit dijangkau.

Kinerja ini mendapat apresiasi tinggi dari Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Dr. H. M. Nasir Djamil dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dalam pernyataan resminya yang disampaikan pada Senin (27/10/2025), Nasir mengawali dengan salam sekaligus menggarisbawahi bahwa apa yang dilakukan oleh kepolisian di daerah tersebut adalah bagian dari tanggung jawab besar dan langkah konkret bangsa dalam memerangi narkotika. Ia menyebut bahwa Polres Gayo Lues telah mencatat sejarah penting dalam lintasan pemberantasan narkoba, sebuah prestasi yang patut menjadi contoh bagi kepolisian di daerah lain.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, keberhasilan yang diraih Polres Gayo Lues di bawah kepemimpinan AKBP Hyrowo tidak hanya menjadi catatan angka semata, melainkan bukti nyata bahwa sinergi antara masyarakat, aparat hukum, dan kepemimpinan yang kuat dapat memberikan hasil luar biasa. Dari 56 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka sepanjang tahun ini, sebanyak 22 di antaranya terlibat dalam jaringan perdagangan ganja kering skala nasional dan lintas negara dengan indikasi kuat keterlibatan pihak dari Malaysia. Sementara itu, 30 orang lainnya berkaitan dengan kasus sabu, dan empat tersangka teridentifikasi melakukan peredaran ekstasi. Fakta ini menunjukkan bahwa Kabupaten Gayo Lues, meski berada di wilayah geografis yang terpencil, menjadi salah satu titik rawan yang menjadi target aktivitas jaringan narkoba skala besar.

Lebih lanjut, Nasir Djamil menyatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Polres Gayo Lues merupakan langkah strategis yang sejalan dengan misi nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang tengah giat menjalankan program “Asta Cita”, termasuk prioritas dalam menciptakan Indonesia yang aman dari bahaya narkotika. Menurutnya, upaya aparatur kepolisian di lapangan juga mencerminkan pelaksanaan nyata dari arahan Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, dalam memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya tanpa kompromi.

Anggota legislatif yang dikenal vokal dalam isu hukum dan keamanan ini menegaskan bahwa pemberantasan narkotika tidak bisa dilakukan setengah hati. Ia menekankan perlunya keberlanjutan kebijakan dan konsistensi aparat penegak hukum dalam merespons ancaman narkoba yang semakin kompleks dan berskala internasional. Dalam konteks ini, Satres Narkoba Polres Gayo Lues dinilai telah menunjukkan profesionalisme dan dedikasi di atas rata-rata dalam menembus kawasan pegunungan terpencil untuk membongkar dan melenyapkan ladang ganja yang selama ini menjadi sumber suplai utama kawasan barat Indonesia.

Tidak hanya mengapresiasi institusi kepolisian, Nasir juga menyampaikan penghargaan tinggi kepada masyarakat Kabupaten Gayo Lues yang telah memberikan dukungan besar serta berani melaporkan keberadaan aktivitas mencurigakan yang mengarah pada peredaran narkoba. Kolaborasi seperti inilah, menurutnya, yang dibutuhkan bangsa dalam mengikis habis pengaruh narkoba yang telah merusak jutaan generasi muda Indonesia.

Dr. Nasir Djamil menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen DPR RI, khususnya Komisi III, untuk terus mengawal dan mendukung upaya pemberantasan narkotika di seluruh Indonesia. Ia berharap keberhasilan Polres Gayo Lues ini dapat menginspirasi satuan wilayah lain untuk tidak mudah menyerah menghadapi tekanan dan ancaman dari para pelaku kejahatan narkotika yang terus berupaya menyusup ke berbagai lapisan dan wilayah Nusantara. Dengan kerja keras, sinergi yang kuat, dan keberanian, ia yakin cita-cita Indonesia bebas narkoba akan makin dekat untuk diraih bersama. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Aksi Unjuk Rasa Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Berlangsung Tertib, Pelajar Tidak Terlibat
Apresiasi dan Dukung Ketegasan Menteri Agus Andrianto Audit Remisi dan Cabut PB, Aktivis Nasional : Bentuk Keseriusan Dalam Wujudkan Imipas Prima
Jenderal (Purn)Pol Agus Andrianto Hadiri Mubes ke 6 Dan Harlah ke 46 Putra Jawa Kelahiran Sumatera (Pujakesuma)
Sambut Bonus Demografi, Ketum PB PII Minta Pelajar Berani Keluar dari Zona Nyaman
Prof DR Sutan Nasomal Meminta Ketua Umum PDI Perjuangan Agar Memberikan Klarifikasi Ucapan Anggotanya “Menghina Wartawan Gerombolan Sirkus”
Fahd El Fouz A Rafiq : Pemberhentian Sekjend AMPI Tidak Sah dan Melanggaran Aturan Partai Golkar
GP Alwashliyah Dukung Sikap Tegas Kepala BP BUMN Dony Oskaria: Desak PT PP Jalankan Restrukturisasi Tanpa Mengorbankan Karyawan
Prof DR Sutan Nasomal : Bijaksana Mengartikan Londo Ireng Sangat Penting Karena Semua Itu Adalah Saksi Sejarah

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria di Kutapanjang, Sabu 0,07 Gram Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Pembukaan TMMD ke-130 TA 2026, Kodim 0113/Gayo Lues Salurkan Bantuan Sembako kepada Warakawuri dan Masyarakat Kurang Mampu

Selasa, 11 Agustus 2026 - 02:09 WIB

Anggaran Dana Desa Kutereje Jadi Sorotan: Rp 314,68 Juta untuk Balai Desa, Program Covid-19 2025 Kembali Muncul

Minggu, 2 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Peserta Seleksi Baitul Mal Kabupaten Gayo Lues Minta Pansel Buka Nilai Tes Secara Transparan

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:35 WIB

Lambannya Penindakan Membuat PT Rosin Kian Dipersepsikan Kebal Hukum

Selasa, 5 Mei 2026 - 02:01 WIB

Dari RKOPHH hingga BBM Pabrik, PT Rosin Kian Ditekan untuk Membuka Semua Dokumen

Kamis, 23 April 2026 - 00:24 WIB

Antisipasi Karhutla, Polres Gayo Lues Sebar Imbauan di Titik Rawan

Berita Terbaru

GAYO LUES

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Minggu, 25 Okt 2026 - 11:43 WIB