Bupati Simalungun Ziarah ke Makam Pelopor dan Tokoh Pendidik Simalungun Op. Guru Jason Saragih

LIPUTAN3

- Redaksi

Senin, 5 Mei 2025 - 01:35 WIB

50144 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIMALUNGUN, JUMAT (2/5/2025) – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih melakukan ziarah ke makam Op. Guru Jason Saragih, pelopor dan tokoh pendidik Simalungun, di Pematang Raya, Sumatera Utara. Kunjungan yang dilaksanakan pada Jumat (2/5/2025) ini juga ditandai dengan peresmian renovasi makam tokoh pendidikan tersebut.

Kegiatan ziarah ini tidak hanya dihadiri oleh Bupati Simalungun, tetapi juga didampingi oleh istri, Ny. Darmawati Anton Achmad Saragih, Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga bersama istri Ny. Rospita Banny Gusman Sinaga, serta para pejabat tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Simalungun. Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hardiknas 2025 yang mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”

Dalam kunjungannya, Bupati Simalungun meresmikan renovasi makam Op. Guru Jason Saragih sebagai bentuk penghargaan terhadap jasa dan pengabdian tokoh pendidikan tersebut. Sebelumnya, rangkaian kegiatan Hardiknas di Kabupaten Simalungun juga diisi dengan upacara dan pengumuman pemenang olimpiade sains nasional tingkat SD dan SMP, serta penyerahan hadiah kepada para pemenang.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui momentum ini, Bupati Simalungun menekankan pentingnya menjadikan Hardiknas sebagai dorongan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Simalungun. “Peringatan Hari Pendidikan kali ini bukan sekadar seremoni, tetapi harus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa pendidikan adalah masalah bersama, diperlukan peran serta seluruh stakeholder bukan hanya pemerintah, namun juga dukungan dari orang tua dan tenaga pendidik selaku mentor di lembaga pendidikan,” tegas Bupati.

Op. Guru Jason Saragih merupakan tokoh penting dalam sejarah pendidikan Simalungun. Lahir pada tahun 1883 di Nagakasiangan (sekarang masuk wilayah Kabupaten Serdang Bedagai), Jason Saragih adalah putra dari pasangan Balim Saragih dan Urow br Purba. Baik ayah maupun kakeknya yang bernama Mula Saragih sama-sama merupakan Panglima Raja Raya.

Perjalanan Jason Saragih sebagai pendidik dimulai setelah ia melihat banyak anak-anak dan pemuda di daerahnya yang tidak mendapat pendidikan. Keprihatinannya mendorong ia untuk menemui Pendeta August Theis, penginjil Eropa pertama yang datang ke Simalungun. Atas saran sang pendeta, Jason Saragih memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai mandor dan berangkat ke Depok, Pulau Jawa, untuk mengikuti Pendidikan Guru pada 1 Juli 1911.

Selama empat tahun, ia belajar di Depok dan lulus dengan menyandang gelar Diploma Guru. Sekembalinya ke Pematang Raya, Simalungun, ia memulai kariernya sebagai guru bantu di Zending Volkschool dan kemudian diangkat sebagai kepala sekolah di Zendings Vervolgschool (sekolah lanjutan). Dedikasi Jason Saragih terhadap pendidikan ditunjukkan dengan kesediaannya menjemput langsung murid-muridnya ke rumah masing-masing untuk berangkat ke sekolah dan belajar.

Pada tanggal 3 September 1928, bersama sejumlah tokoh Simalungun di Pematang Raya, Jason Saragih mendirikan “Komite Na Ro Marpondah” dan diangkat menjadi ketua komite yang bertugas menerjemahkan buku-buku pendidikan ke dalam bahasa Simalungun (Rudang Ragi-Ragian). Pengabdiannya sebagai guru berlangsung selama 43 tahun sebelum pensiun pada 1 Februari 1958. Meski sudah pensiun, hasratnya sebagai pendidik tidak pernah surut dan ia tetap melanjutkan pengabdiannya untuk mengajar.

Dua bulan setelah Guru Jason Saragih meninggal dunia pada 30 Maret 1963, Bupati Simalungun saat itu, Radjamin Poerba BC HK, melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 305/1963-Uod- tanggal 29 Mei 1963, memberikan gelar penghormatan “Pelopor/Bapak Pendidik Simalungun” kepada almarhum. Penghargaan ini diberikan atas jasa-jasa dan kegiatan-kegiatan Jason Saragih yang telah mengabdikan diri demi kemajuan anak-anak dan generasi muda Simalungun.

Pemerintah Kabupaten Simalungun juga telah mengabadikan nama Jason Saragih sebagai nama jalan di kota Pematang Siantar dan Sondy Raya, serta melakukan renovasi makam dan pembangunan gapura yang diresmikan oleh Bupati Simalungun dalam kunjungan ziarah kali ini.

Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih menyatakan bahwa masyarakat Simalungun sudah sepantasnya menghormati Guru Jason Saragih sebagai Pahlawan/Pelopor/Bapak Pendidik Simalungun. Proses belajar mengajar yang dilakukan oleh Guru Jason Saragih sangat berbeda dengan kondisi sekolah saat ini, dimana ia harus menempuh perjalanan jauh melalui hutan-hutan dan jalan setapak, mengajar hingga ke kampung-kampung dan huta-huta dengan berjalan kaki.

Perjuangan Guru Jason Saragih telah menjadi motivasi bagi masyarakat, terutama generasi muda untuk semakin giat dan rajin belajar. Banyak tokoh Simalungun yang berhasil melalui didikan Guru Jason Saragih, termasuk mantan Bupati Simalungun Tuan Madja Purba dan Radjamin Purba.

Dalam sambutannya, Bupati Simalungun juga menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu pilar penting dalam program prioritas pembangunan nasional sebagaimana tercantum dalam Asta Cita Presiden Prabowo. Sesuai program tersebut, pendidikan harus dikuatkan di semua lini, dan harus dimulai sejak usia dini.

Bupati juga menggarisbawahi isi pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang menyatakan bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara tanpa diskriminasi. “Pendidikan harus mampu membentuk pribadi yang berakhlak mulia, memiliki ilmu pengetahuan, keterampilan, serta berbagai kecerdasan untuk meraih kesejahteraan dan kebahagiaan,” tambahnya.

Peringatan Hardiknas di Kabupaten Simalungun tahun ini menjadi momentum penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan. Ziarah ke makam Guru Jason Saragih menjadi pengingat akan pentingnya dedikasi dan pengabdian dalam dunia pendidikan, serta inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan diri melalui pendidikan berkualitas.

Berita Terkait

Sat Reskrim Polres Simalungun Bantah Telantarkan Kasus Pencabulan Anak, “Pelaku Sudah DPO, Kami Buru Terus!”
Gerakan Indonesia ASRI di Parapat! Kapolres Simalungun Pimpin Ratusan Personel Bersihkan Kawasan Wisata Danau Toba
Petugas Lapas Narkotika Pematangsiantar Gagalkan Penyelundupan 10 Paket Sabu Lewat Kiriman Paket JNE
AKP Henry Salamat: Sat Narkoba Simalungun Tak Akan Beri Ampun Pengedar Narkoba
Kapolres Simalungun Bangunkan Semangat Personel Lewat Sidak Pagi di Polsek Panei Tongah
Kapolres Simalungun: Dari Tanah Tidur Menjadi Tanah Harapan untuk Swasembada Jagung
Kapolres Marganda Aritonang: Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Jadi Momen Menggugah Spirit Nasionalisme di Tengah Ancaman Disintegrasi
Kolaborasi Intelijen dan Investigasi, Polsek Bangun Bongkar Peredaran Sabu di Kawasan Lokalisasi

Berita Terkait

Selasa, 19 Agustus 2025 - 00:07 WIB

Pramuka dan Hasil Karya WBP Lapas Narkotika Pematangsiantar Pukau Tamu Undangan di Acara Kenegaraan Pembagian Remisi Umum dan Remisi Dasawarsa

Sabtu, 26 April 2025 - 00:04 WIB

Aksi Gotong Royong Bersama Warga Kelurahan Kahean Sambut HUT Kota Pematangsiantar ke-154 Tahun

Sabtu, 15 Februari 2025 - 16:45 WIB

Naif, Isu Lama Di Medsos Dimunculkan Lagi Untuk Mendiskreditkan Lapas Narkotika Kelas IIA Pematang Siantar

Jumat, 7 Februari 2025 - 03:41 WIB

Ketua Umum LSM Halilintar RI Minta Poldasu Turun Kembali Ke Pematang Siantar

Senin, 27 Januari 2025 - 15:19 WIB

Langkah Berbenah, Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar Melaksanakan Razia Insidentil Kamar Hunian

Sabtu, 18 Januari 2025 - 00:16 WIB

Wartawan Yang Pro Aksi Pengrebekan Lokasi Peredaran Narkoba Oleh Polda Diancam Akan Dibunuh Sekelompok Orang Di Pematangsiantar

Berita Terbaru